Minggu, 13 Oktober 2013

Sesuatu tanpa pengharapan (‾‾‾.‾‾‾“) Cinta itu butuh pengorbanan yang masuk akal. Cinta itu bukan ucapan melainkan perbuatan. Cinta itu rasa bukan logika. Harusnya cinta itu bukan hanya kamu yang merasa. Harusnya cinta itu datang saat kita sama-sama tahu bahwa hati kita berada ditempat yang sama. Tapi kenapa harus kamu ? Yang tiba-tiba datang dan masuk dan membuatku jatuh cinta hingga aku merasakan luka. Entahlah , aku seperti diposisikan diujung tebing yang tajam mungkin tak berujung , dimana aku harus memilih untuk jatuh atau kembali untuk melupakan. Dan kau tahu , aku seperti mencari sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Mencari celah sempit hatimu , hingga terkadang aku tak peduli dengan sekat-sekat yang menghalangi kita. Aku benar-benar merindukan kata rindumu. Aku berusaha membuat keadaan seperti semula , saat kau masih menganggapku lebih dari teman. Mungkin masih ada jutaan bahkan milyaran kebahagiaan diluar sana tapi bukankah kau dulu mencintaiku ? Bahkan kau takut akan kehilangan-Ku. Jika kau tahu , aku mempunya rasa takut yang lebih besar dibanding kamu. Memang aku tak bisa mendefinisikan semua perasaanku terhadapmu , tapi apakah tak kau rasakan ? Detakan jantung yang berpacu lebih cepat dari yang biasanya itu selalu ku rasakan ketika aku bersamamu. Senyuman bahagia , hingga aku merasakan tingkat kenyamanan yang lebih ketika kau merangkulku dengan halus. Saat itu juga , aku merasa orang yang paling bahagia , di sela waktu sempit kau masih saja menyempatkan waktu untuk memperhatikanku. Aku benar-benar bodoh atas hal menyia-nyiakanmu. Kini semua bukan menjadi jalan hidup namun sesuatu tanpa pengharapan. Aku terlalu memikirkan ego-ku, tanpa memperhatikan sosokmu yang rela bertahan untukku. Betapapun hati ini terlalu berat untuk memikul kerinduan. Apalah daya ku , jika kini aku tak tahu apakah disana kau merasakan hal yang sama ? Apa kau berniat untuk mencari sosok yang lebih sempurna dibandingkan-Ku atau kau masih menungguku dengan sejuta kepalsuan yang membuatmu jenuh. Hanya ini yang mampu mengobati rasa rinduku , sungguh aku tak merasakan lelah atau kantuk , hingga seketika aku meraskan hadirmu lewat tulisan ini. Semua itu baru ku rasakan ketika kamu jauh dari genggamanku. Haruskah ku mengikuti jejakmu sekarang ? Meninggalkan semua cinta , meninggalkan semua kenangan.Demi sebuah kata yang sering kau sebut "kepastian hidup" .Aku tidak pernah akan menyesali pertemuan , namun aku benci dengan perpisahan. Mengapa waktu diciptakan ? Mengapa waktu cepat berlalu , hingga kau menghilang jauh dariku. Aku selalu berterima kasih padamu karena kau mengajar kan sesuatu yang indah dan kau adalah sesuatu yang berharga bagiku , hingga aku enggan untuk melupakanmu. Dan aku kan selalu mengartikan ini sebagai sesuatu yang indah. Meskipun bukan berakhir dengan kita , namun aku dan kamu. Mungkin ini memuakan bagimu , ini hanya sekedar coretan untuk melegakan ku. Maaf -- "Mungkin memang ku cinta , mungkin memang ku sesali pernah tak hiraukan rasamu dulu , aku hanya ingkari kata hatiku saja , tapi mengapa kini.. Cinta datang terlambat" Maudy Ayunda-CintaDatangTerlambar. ``I miss you more than words can say`` Untuk seseorang yang walau ku merindukannya namun dia tak mungkin kembali ƪ(”‾з‾)ʃ Adek Manis 26 ({})

Tidak ada komentar:

Posting Komentar